Too Much Love will kill you

Too much love will kill you,
If you can’t make up your mind
Torn between the lover
And the love you leave behind
You’re headed for disaster
‘cos you never read the signs
Too much love will kill you
Every time
Postingan kali ini nga ada hubungannya sama Queen tapi Cuplikan lirik lagu nya queen (Too much love will kill you) yang gw denger semalem mengingatkan gw bahwa dalam hidup kita sebagai manusia jangan terlalu PD ya.. meski kadang kita udah berencana dan yakin dengan sesuatu tetep aja ada “pemilik” kita yang nentuin. Kelahiran,hidup,rejeki,jodoh,kematian bukan kita yang tentuin.meski udah ngotot kayak apapun kalo kita tidak di takdirkan untuk itu yang nga akan terwujud,tapi bukan pula dengan kita percaya takdir kita nga mau berusaha lhoo.. tetep aja kita mesti berusaha dan yakin dgn yang kita jalanin tapi kadar PD nya harus mulai di kontrol (terinspirasi dari percakapan siang hari ketika temen-teman sekantor ngebahas tentang perceraian di kalangan selebritis yang rata-rata usia perkawinannya di atas 20 tahun) ;p
Balik lagi ke masalah takdir terutama yang namanya “JODOH” problem hampir semua orang kayaknya ya… Biasanya pada saat kita berstatus single kita ingin (kadang target juga bagi sebagian orang ;p) merubah status kita jadi double. nah pada saat kita dalam dalam status double ini biasanya kita sering berfikir nga rasional,menganggap semua yang yang di lakukan pasangan adalah benar (meskipun kadang salah) ,selalu ada pemBENARan dalam semua hal (namanya juga fallin in love ya boo..) atau bahkan ada beberapa kasus yang terjadi di sekitar gw yang kasusnya sampe pada “kekerasan” pun ya nrimo (=bahasa jawa menerima) pokoknya “Everything I do I do it for you” dech namanya juga cinta ;p
Sebenernya perlu nga sih menyerahkan seluruh jiwa raga kepada pasangan? terus kalo pun perlu kadar nya berapa persen sihh? sebenernya Gw sih nga bisa jawab pertanyaan gw diatas,ngerasa nga berhak aja nge judge orang dan secara nga langsung menyuruh orang untuk se ide sama gw.hak setiap orang untuk juga kali ya untuk memilih mengabdikan seluruh jiwa raga kepada pasangannya. tapi mudah-mudahan nga ada lagi KDRT ya.. nga lucu juga khan kalo kita terlalu mencintai seseorang tapi kita tidak mencintai diri sendiri ;p nga harus egois dengan terlalu mencintai diri sendiri tapi paling nga belajar untuk menghargai dan mencintai diri sendiri.
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
untuk seorang teman yang merasa takdir hidup nya adalah “mengabdi”.Kalo nga worthed apakah harus???
belajar untuk menyayangi diri sendiri ya..Too Much Love Will Kill You
Advertisements

2 thoughts on “Too Much Love will kill you

  1. Hmm, kasus kaya gini buat gw adalah ‘BEEN THROUGH DONE THAT’!!!

    Sometimes banyak yg harus dibenarkan hanya untuk mempertahankan sesuatu yg mungkin terlihat indah diluar tapi sangat keropos didalamnya.

    Tapi semua orang pasti belajar dari pengalaman bukan?
    Semua pasti ada hikmahnya.

    Jika bukan kita yg mencintai diri sendiri, siapa lagi?

    -ten-

  2. hehehe.
    jd inget obrolan soal beginian jaman kuliah dulu dgn seorang teman.
    waktu dulu, gw dan dirinya mendapati satu teori yang sama. dan sampe sekarang, seperti masih terpatri dalam diri ini (cieee)

    kalo diibaratin cinta yang kita simpan untuk seseorang itu seperti sekotak coklat, pilih ngasih seluruh isi kotak pada dirinya atau menyisakann sebagian untuk diri sendiri menikmati?
    gw pribadi, milih menyisakan sedikit.
    at least, saat dirinya sudah pergi jauh, masih punya sedikit coklat untuk dinikmati sendiri (mungkin sambil duduk2 di bangku taman kota? setting central park NY lha). ato juga sisa coklat yang ada bisa dibagi untuk orang-orang lain??

    intinya, mencintai itu MENYENANGKAN sekaligus MENYAKITKAN.
    tapi tetep INDAAAHHH…. ^_^
    HIDUP CINTAAAA!!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s