>Busur dan Anak panah

>


Obrolan LuAb vs Nuuii


Suatu malam dalam perjalanan bandung-jakarta

[LuAb] Kita itu bagaikan ANAK panah yang akan melesat menuju sasaran ketika dilepaskan dari busurnya. dan. Orang tua itu bagaikan BUSUR panah, tempat untuk melepaskan anak panah.Selayaknya busur ketika melepas anak panah,pasti berharap agar anak panah nya dapat mengenai target dan sasaran yang tepat.

[Nuuii] Ya...BUSUR panah yang baik akan membuat ANAK panah mencapai target dengan benar. Benarkah???? apakah faktor lain tidak berpengaruh??
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Teringat percakapan kamis siang di ruangan nya Md ketika membahas keinginan teman untuk “menciptakan karakter” anak nya sesuai dengan keinginan nya. Ehmmmmm.. apakah harus begitu ya?? apakah seorang anak harus sesuai dengan karakter ayah bunda nya ya?? Nga khan?? Sudah jadi hak seorang anak untuk mempunyai karakter sendiri khan?mungkin gw ngomong begitu karena gw belum married dan belum punya anak ya ;p tapi insyaallah kalo nanti gw punya anak,gw akan mendengarkan apa mau nya anak gw dan membebaskan anak gw jadi apapun!! amiiin 😀

Apakah salah kalo seorang anak tidak menjadi sesuai dengan cita-cita ayah bunda nya?

pengen masuk fisip tapi harus masuk ekonomi (jeritan hati Luab ;p) pengen jadi pelukis tapi harus jadi bankir,Pengen jadi Artis tapi harus jadi dokter, Pengen jadi ini harus jadi itu!!
haruskah????????????????

Advertisements

2 thoughts on “>Busur dan Anak panah

  1. >anak panah yang dilepas dari busur bergantung pula pada kekuatan angin yang berhembus, bukan?anyway, gw pribadi gak setuju anak=anak panah. kenapa? karena seorang anak bukan suatu benda yang bisa ‘dihias’. walaupun namanya anak, tp gw rasa anak juga punya maunya, bukan?jd inget masa lalu saat masih HARUS tersiksa menjalani pembentukan karakter yang sangat dibenci.bebaskan si anak untuk menemukan bentuk yang paling pas untuk dijalani. tugas orang tua, hanya mengarahkan, agar si anak gak jatoh. kepleset2 dikit, gak papa lah, namanya juga masih belajar jalan. yah, anak juga punya jalan hidupnya sendiri yang harus dijalani sendiri bukan?sok tau banget gw ya? emang gampang apa nggedein anak???^_^V

  2. >Untuk poetrijBener banget pendapat loe put,gw juga bilang begitu pada “saat itu” banyak faktor yang bisa mengakibatkan anak panah nga mecapai sasaran dengan tepat salah satunya ya cuaca (angin)Lagian kalo meleset-meleset dikit biarin aja lhaa.. paling lecet dikit yang penting nga keluar jalur bukan kah ;pBerbahagialah anak yang punya orang tua demokratis ;pSok tua ya put..punya anak juga belum heee..heee..heee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s