Long journey

Dulu ketika kami memutuskan untuk melewati jalan itu kami selalu berfikir perjalanan kami akan sangat menyenangkan dan yakin kami akan tiba tepat waktu pada tujuan kami. jalan yang kami lalui itu beda dengan jalan yang biasa dilalui orang lain sehingga kami yakin akan melalui banyak petualangan yang hebat ;D Ternyata dugaan kami tidak semuanya benar, jalan yang kami lalui tidak semulus yang kami perkirakan dan perjalanan kami terasa jauh tapi bukan berarti tidak menyenangkan lhoo.. kami sangat menikmati perjalanan yang telah kami sepakati 😀 Pada awal perjalanan kami sangat exciting, Kami melihat di kiri jalan bentangan sawah dengan padi-padi yang merunduk dan menguning dan disebelah kanan jalan kami melihat hamparan padang rumput dan segerombolan anak gembala yang sedang memberi makan domba-dombanya.. Betapa menyenangkannya bersama menghirup udara segar tanpa polusi tanpa tekanan, ehmm.. semua terasa bebas lepas, kami menikmati perjalanan ini.

lalu Ketika kami telah menempuh setengah perjalanan, kepenatan mulai menghinggapi kami Lihat kiri kanan jalan-Ngobrol-bercanda-makan-dengar musik-nonton dvd terasa mulai sedikit membosankan. mungkin karena kondisi fisik kami yang letih membuat emosi kami menjadi sedikit tak terkontrol. aku mulai agak cerewet ketika dia mulai melaju dengan kecepatan tinggi atau sebaliknya dia mulai memberi kritik ketika aku salah menunjukan arah karena selama dalam perjalanan ini aku berperan sebagai navigatornya. dan masalah akan bertambah runyam karena cuaca memburuk karena hujan dan ketika persediaan bbm kami menipis dan kami harus mencari tempat pengisian bahan bakar.

Ehmm…perjalanan yang amat sangat panjang ;D

Pernah suatu ketika aku mulai melihat kelelahan dalam sorot mata nya dan aku menawarkan untuk menggantikan posisi dia mengemudikan kendaraan itu tapi dia menolak dan dia berkata bahwa dia baik-baik saja dan lebih baik aku duduk manis disampingnya dan menemani dia menempuh perjalanan ini. Huh..laki-laki egois kenapa dia berkata begitu, apakah dia takut aku mengambil posisi nya atau dia takut terlihat lemah sebagai seorang laki-laki? Rupanya dia melihat sedikit kekecewaanku dan dia tersenyum dan berkata “hey.. jangan sedih dong kalo aku ngomong begitu…aku bukan takut terlihat lemah dihadapanmu, aku hanya merasa selama aku masih bisa adalah suatu kewajibanku menjaga,membuatmu nyaman dan tidak bekerja keras” aku terharu ketika dia memelukku dan berkata dia baik-baik saja. akhirnya kami memutuskan untuk berhenti di suatu tempat ketika cahya lembayung mulai tampak. kami bermaksud melepas sedikit kepenatan dan berharap kondisi kami menjadi segar kembali ketika keesokan harinya kami berniat untuk melanjutkan perjalanan…

Ehmmm perjalanan kami masih sangat panjang ;D

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s