>The Biker’s & Sterilisasi jalur busway

>

Hampir seminggu ini rasanya kepala mau pecah kalau mengingat perjalanan dari rumah [cimanggis-depok] menuju kantor [sudirman-jakarta]. Perjalanan yang biasanya bisa ditempuh dalam waktu 1,5 jam – 2 jam sekarang jadi lebih lama. Sebenernya nga heran sih kalau yang namanya jakarta itu macet, dari jaman dulu juga udah macet 😀 tapi bener dech sumpeh minggu ini bener-bener keterlaluan. Saya yang cuma duduk manis didalam jemputan kantor yang adem aja blingsatan pusing lihatin jalanan apalagi orang-orang yang harus konsen dibelakang kemudi atau orang-orang yang berdiri [karena nga kebagian tempat duduk] di bis kota yang kondisinya tidak manusiawi itu ya??? [bersyukur-bersyukur dech!!!] tapi mungkin saya sedang kurang bersyukur kali ya 😀 lagi pusing, kesel, marah-marah, pengen complain, tapi complain sama siapa juga emang ada yang mau dengerin hee..hee..

Duh gusti… macet berkepanjangan ini karena orang-orang jadi rajin bekerja setelah minggu lalu kebanyakan libur panjang atau efek dari sterilisasi jalur busway, sehingga orang-orang malas bermacet-macet ria di jalan biasa dan memilih lewat tol sehingga akhirnya tol nya juga macet?

Tadi pagi sambil dengerin cerita seorang teman yang habis pulang berlibur, saya geleng-geleng kepala melihat kondisi jalan raya dan melihat atraksi para the biker’s alias pengendara sepeda motor. Meskipun jalan padat merayap para the biker’s itu tetap lho salip menyalip, nga kenal medan atau beban dibelakang [orang yang mereka bonceng] tetep nyalip. masalah nanti keserempet, nabrak sesama biker’s atau mobil tetangga urusan nanti tinggal adu ngotot aja 😀 meskipun jalan macet dan para the biker’s berusaha saling menyalip tapi sejauh pengamatan saya tadi pagi nga ada pengendara sepeda motor yang melalui jalur busway. kemungkinan karena adanya penertiban jalur busway yang sudah digembar-gemborkan dari awal bulan lalu, padahal sebelumnya jalur busway adalah jalur favorit para biker’s di jakarta 😀 saking favoritnya pernah lhoo disuatu sore dihari sabtu saya melihat seorang pengendara motor yang sedang membonceng seorang wanita [mungkin istrinya ] yang sedang hamil sekitar 5 bulanan nekat memasuki jalur busway yang jelas-jelas lebih tinggi dari jalan raya dan akibatnya motornya oleng dan terguling. saya sih nga kasihan sama si pengendara motor itu tapi kasihan sama si pembonceng yang sedang hamil itu meringis kesakitan sambil memegang perutnya. heran banget dech padahal kondisi jalan umum pada saat itu nga terlalu macet tapi karena melihat jalur busway yang kosong kenapa nga dimanfaatkan [mungkin begitu pikiran si pengendara motor itu kali ya.. 😀 ] Apakah perlu disediakan jalur khusus untuk the biker’s ya??

Saya bukannya tidak suka dengan sepeda motor, setiap hari saya bersentuhan dengan benda yang namanya sepeda motor tapi saya benci lihat pengendara motor yang kalau sedang melaju dijalanan serasa yang punya jalan dan orang lain ngontrak. kalau hari kamis [minggu lalu] ketika long weekend saya dan dua orang teman hampir keserempet motor di bogor [teman saya sih yang apes bener-bener keserempet sampe tangannya memar hiksss] semalam pulang kerja saya mempunyai pengalaman yang tidak menyenangkan lagi dengan seorang pengendara motor yang ugal-ugalan, setelah hampir menabrak saya dan “diamankan” oleh beberapa orang yang melihat kejadian tsb tapi si pengendara motor tersebut malah marah-marah sama istrinya [perempuan yang dibonceng] alasannya karena sang istri tersebut nga ngingetin ketika dia ngebut. Cuuiih… alasan tolol macam apa lagi? lhaa yang bawa motor dia yang atur kecepatan ya dia juga dong.. untung aja dia nga marah-marah sama saya tapi saya yang marah-marah sama si pengendara motor itu, bisa-bisa melayang ke kepala sepatu berhak tinggi saya wakakakaka… jadi inget ceritanya senja yang membahas ribut-ribut ditempat umum 😀

Advertisements

3 thoughts on “>The Biker’s & Sterilisasi jalur busway

  1. >Di jalanan Jogja, saya juga harus berbagi jalan dengan para bikers. Mrk berkendara pelan tp selalu mengambil jalur tengah, lalu tak suka memberi aba2 saat berbelok..keselnya, kalau tertabrak, mereka lah yg menang sebab mereka….onthel bikers alias pengendara sepeda onthel! Hehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s