>PDA – Public Display Affection

>

Derita orang yang masih menggunakan transpotasi publik adalah siap di “ribetin” dengan pemandangan sekitar yang kadang tidak seperti yang kita inginkan, dari pengamen yang suaranya bagus sampai nga pantes nyanyi, gepeng yang berusaha mengais rejeki dari kemurahan hati penumpang bis, segerombolan anak muda luntang lantung yang sok-sok an meminta uang yang ujung-ujungnya untuk membeli minuman keras, copet yang beraksi terang-terangan, eksibisionis, sampe PDA – Public Display Affection alias pamer kemesraan di publik.


Pagi ini saya berangkat kerja dengan sedikit tergesa dan berakibat ketinggalan bis “langganan” yang sedianya akan membawa saya ke arah jalan sudirman. menunggu sekitar 10 menit akhirnya datang bis lain dan lumayan penuh, 90% bangku sudah terisi tapi bersyukur juga masih ada bangku yang kosong, saya duduk dan mulai mengeluarkan mp3 player dan mulai terhanyut dengan this will make all perfect nya john mayer. sambil mengeluarkan uang untuk membayar ongkos saya melihat ke samping kiri saya, terlihat sepasang kekasih sedang bercengkrama saling mengenggam tangan [ok dech masih wajar :D] trus lho kok tangan si lelaki mengelus-elus paha si perempuan trus mengelus-elus pipi trus mengelus-elus rambut trus mengelus-elus leher trus cup cup cup [lha si lelaki mencium leher si perempuan] dan anehnya bukannya risih atau berusaha menolak si perempuan malah mendesah dan menikmati [ o la la pagi-pagi udah dikasih tontonan langsung gratis 😀 ]

Sedikit penasaran dengan orang -orang melakukan PDA , segala kemungkinan dan prasangka berkecamuk dalam otak saya pagi ini [ duh gusti maafin hambamu yang memiliki prasangka :D] saya membuat kesimpulan sendiri bahwa PDA dilakukan karena:
1.Rasa cinta pada pasangan, dan selalu ingin sayang-sayangan tanpa perduli waktu atau tempat.
2.Back street atau romansa nya ada tentangan dari berbagai pihak jadi tidak bisa menunjukan kemesraan di lingkungannya dan memilih transpotasi publik atau tempat umum untuk menunjukan kemesraannya karena tidak ada yang mengenal dan akan melarang mereka.
3.Sedang kasmaran bagi Pasangan yang belum menikah atau pasangan yang terikat dengan pernikahan lain tapi sedang berselingkuh dengan pasangan yang diajak PDA [ribet banget kaitannya :D]
4.Cari sensasi baru, bosan dengan rutinitas dengan hal yang normal akhirnya mencari sesuatu yang menantang, PDA bisa juga dilakukan oleh pasangan suami istri yang cari sensasi baru.
5.Tidak memiliki fasilitas yang menunjang untuk bermesraan misalnya dirumah-kost an- kontrak an terlalu ramai orang, kendaraan misalnya motor atau mobil untuk berduaan, tidak mampu menyewa losmen-motel-hotel atau tempat untuk menyalurkan hasrat 😀
6.Narsis [biar orang-orang lihat keahliannya dalam hal “ituh”], Celamitan [mumpung pasanganya mau diajak PDA], tidak mampu menahan hasrat atau memang sakit jiwa…

Itulah dunia dengan banyak permasalahannya, mau dipedulikan atau di tidak dipedulikanpun tetaplah ada penyimpangan-penyimpangannya ;D dan derita saya sebagai pengguna transpotasi publik untuk melihat penyimpangan-penyimpangan itu hee..hee… nikmati ajalah kalau udah di beri nikmat untuk mempunyai mobil dan tidak menggunakan transpotasi publik lagi khan jadi tidak mempunyai kesempatan melihat langsung keragaman [penyimpangan] di sekitar kita 😀
Advertisements

5 thoughts on “>PDA – Public Display Affection

  1. >Tulisan yang menarik. Terima kasih sudah berbagi informasi. Jika ingin tahu lebih banyak lagi tentang Cinta dan Romansa, silakan baca artikel Butir-Butir Cinta di blog saya. Salam kenal, sobat.Lex dePraxisRomantic Renaissance

  2. >nuuii@okkehahahaha… okke thanks ya udah berkunjung :Dnuuii@lex dePraxismakasih ya lex udah berkunjung, udah sempet diintip blognya..keren :Dtapi blum sempet komen dan baca semua next time klu waktunya nga sempit ak mampir lagi ya 😀

  3. >Hahaha!! Lucu banget post nya. Kadang mereka PDA karena ga ada tempat untuk melampiaskan, kayak ga ada kamar kost atau mobil. dan hotel terlalu mahal, jadi deh kebablasan dimana2.KAdang PDA juga ga selamanya menjijikan, gw pernah liat cowok yang terus ngegandeng tangan ceweknya dan memandang penuh cinta. co cwittt banget. hehe.Tapi yah, kalo udah sampe session cium2 di leher eneg juga tuh kayaknya. hehe,, itung2 tontonan gretong daripada harus download lama2, hahaha (you know what I mean).Nice blog, salam kenal yah.Cheers, May.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s