Dilema

Bagaimana menemukan keberanian untuk senantiasa jujur pada diri sendiri – bahkan pada saat kita tak yakin akan diri kita? kalimat itu sepertinya terus menghantui pikiranku hampir satu minggu ini, rasanya sulit untuk berkata pada diri sendiri bahwa “ya aku mau ini dan aku akan mengenggam ini”. kenapa sulit sekali untuk berkata jujur, bahkan pada diri sendiri 😦 jujur pada diri sendiri aja sulit apalagi harus jujur berbagi perasaan dengan orang lain ya?

Dalam fikiran ini terjadi pertentangan apakah aku akan terus berdiri pada sisi ini dan membiarkan aku terbawa pada pusaran arus yang semakin lama terasa menarikku dengan kuat atau aku berusaha untuk menjauh dan berlari sejauh mungkin menjauhi pusaran arus ini.

Dalam Asa ini terjadi perdebatan apakah yang telah aku lakukan ini adalah keputusan terbaik? jujur aku takut pada Konsekuensi akhir. dan ketika aku telah mendapat “tiket” yang akan membawaku pada Konsekuensi akhir aku semakin menjadi ragu. dan dalam masa keraguanku itu aku berusaha untuk menghilangkan semua akses yang dapat membawaku pada Konsekuensi itu. huhhh… rumit….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s