Janji yang terlupakan

Manusia [baca : nuuii] itu adalah makhluk yang penuh cita-cita dan janji, penuh atau banyak cita-cita itu bagus karena setiap orang hidup harus punya cita-cita atau ambisi, tapi bagaimana dengan penuh atau banyak janji? Dulu ketika belum punya komputer, saya sempat berkata dalam hati “saya akan rajin menulis kalau diberi rezeki untuk membeli komputer” Allah mengabulkan doa itu, saya diberi rezeki untuk membeli komputer, dan saya mulai belajar menulis di blog.

Lalu Kesibukan mulai bertambah, tak jarang pulang ke rumah dalam kondisi larut malam bahkan tidak pulang karena ada beberapa urusan yg harus diselesaikan di luar rumah saya pun bergumam ” Andai saya bisa membeli laptop, tentu saya tidak harus tergantung dgn situasi harus pulang ke rumah ketika ingin menulis, kadang keinginan untuk menumpahkan isi kepala datang secara spontan kapan dan dimana saja kita berada” lagi-lagi Allah maha baik, diizinkannya saya berjodoh dengan NUNO lappie acer navy ganteng kesayangan saya 🙂 Dengan NUNO saya semakin merasa lebih bisa berekspresi, tak jarang saya bawa nuno dalam aktivitas saya di kota depok – jakarta – bekasi bahkan bandung.

Rasa tidak puas dengan nikmat yang sudah didapat mulai menggoda saya, dalam keadaan lelah setelah beraktivitas seharian dan mengendong nuno, iblis dalam hati saya berkata “kalau aktivitas-nya kebanyakan mobile pakai smartphone dong, untuk apa capek mengendong laptop kalau semua hal bisa dikerjakan oleh benda yg lebih kecil dari telapak tangan?” tak berapa lama akhirnya sebuah smartphone mulai menggantikan beberapa fungsi nuno dalam keseharian saya. Menulis ketika senggang atau di jalan menjadi aktivitas keseharian meskipun tidak sedang berdekatan dengan nuno 🙂 Akhir Juli 2011 lagi-lagi Allah begitu baik mengirimkan sebuah TABLET dari undian doorprize launching Adira Faces Indonesia.  Dalam hati saya bersorak “YES sudah ada tab, saya akan bisa ngeblog dengan lancar”

Tadinya saya berfikir setelah datang banyak kemudahan untuk menulis, saya akan lancar mengeluarkan semua yang berkecamuk dalam otak ke dalam tulisan di blog, tapi ternyata semua itu hanya janji yang terlupakan.  Yah… saya menyebalkan, sangat menyebalkan…. terutama  ketika harus memenuhi janji untuk menulis 😦

Notes: Sebuah postingan untuk mengingatkan saya agar lebih rajin menulis, gambar diambil tanpa izin dari google :-p

nuuii | 25.09.11 – 10.30 pm

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s